Sample Text

DALAM KETIDAK SEMPURNAAN FISIK MAKA SAAT INILAH KU BERUSAHA BANGKIT, BERUSAHA BERJALAN DENGAN KEDUA TONGKAT DAN PADA SAATNYA NANTI KU AKAN BERLARI KENCANG SEKENCANG KENCANGNYA

Social Icons

SAAT KAKI KANANKU TIADA KUASA TUK MELANGKAH, KEDUA TANGANKU TIADA KUASA TUK DIGERAKKAN DAN PUNDAK KANANKU TIADA KUASA TUK DIANGKAT, MAKA DI SITULAH AKU TERTIDUR

Senin, 17 Maret 2014

FINALIS GSA 2014

Berdasarkan hasil rapat dewan juri pada tanggal 13 Maret 2014 pukul 17.00 WIB disepakati adanya penambahan finalis GSA tingkat SMP/Sederajat. Kebijakan ini dilatarbelakangi adanya kesamaan nilai peringkat tingkat SMP/Sederajat Green Schol Award, maka dewan juri akhirnya memutuskan finalis GSA SMP/Sederajat menjadi sebagai berikut :
No
NPSNNama SekolahAlamatKabupaten
1
20306829
SMPN 3 KepilKaliwuluh, KepilWonosobo
2
20306794
SMP N 1 KalikajarJl. Gandok, KalikajarWonosobo
3
20306854
SMPN 1 SelomertoJln Prona No. 140Wonosobo
4
20313873
SMPN 1 TEGOWANUJL. JEND. SUDIRMAN. NO 4Grobogan
5
20319379
SMPN 1 DEMAKJL SULTAN PATAH NO 79Demak
6
20321476
SMPN 1 TEMANGGUNGJL. KARTINI 17 TEMANGGUNGTemanggung
7
20326569
SMPN 1 JATIBARANGJL.RAYA SELATANBrebes
8
20328076
SMPN 1 SURAKARTAJL. MT. HARYONO NO. 4Surakarta
9
20328820
SMP Negeri 17Jl. JangliKota Semarang
10
20329817
SMP NEGERI 1 TEGALJL. TENTARA PELAJAR No. 32 TEGALKota Tegal
11
20362407
MTs Al AminKota PekalonganKota Pekalongan
Diambil dari  : http://konservasi.unnes.ac.id/?p=434

Selasa, 22 Oktober 2013

Senin, 21 Oktober 2013

DAYA ( P )


Perhatikan pula contoh soal di bawah ini !

Diambil dari : Buku BSE Ilmu Pengetahuan Alam VIII Karangan H. Moch. Agus Krisno halaman : 202

HUBUNGAN ANTARA ENERGI DAN USAHA


Ketika gayamu berusaha mendorong mobil sehingga bergerak, berarti telah terjadi perubahan energi dari energi yang dikeluarkan olehmu menjadi energi gerak. Jadi, dapat disimpulkan bahwa ketika gaya melakukan usaha pada sebuah benda maka akan terjadi perubahan energi pada benda tersebut. Usaha yang dilakukan pada sebuah benda yang bergerak horisontal menyebabkan perubahan energi kinetik. Dengan demikian, besarnya usaha sama dengan perubahan energi kinetik benda. Secara matematis ditulis sebagai berikut.
W = Δ Ek
W = Ek2 – Ek1

dengan: W = usaha (J)
Ek = perubahan energi kinetik (J)
Ek2 = energi kinetik akhir (J)
Ek1 = energi kinetik awal (J)


Ketika kamu mengangkat sebuah balok, kamu akan memberikan gaya dorong terhadap balok. Pada saat ke atas, berlaku:
Wtangan = Ftangan . s = m g h
Saat ke bawah:
Wgravitasi = Fgravitasi . s = –m g h
Usaha yang dilakukan oleh gaya gravitasi bumi (benda yang bergerak vertikal) sama dengan perubahan energi potensial gravitasi. Secara matematis ditulis sebagai berikut.
W = Δ Ep
W = Ep2 – Ep1
W = m g (h2 – h1) (10–9)
dengan: W = usaha (J)
ΔEp = perubahan energi potensial (J)
Ep1 = energi potensial awal (J)
Ep2 = energi potensial akhir (J)

Diambil dari Buku BSE Karangan Saiful Karim :  Belajar IPA Membuka Cakrawala Alam Sekitar untuk Kelas VIII halaman 196

Minggu, 20 Oktober 2013

USAHA


Dalam fisika, usaha didefinisikan sebagai hasil kali antara besarnya gaya yang diberikan pada benda dengan besar perpindahan benda tersebut. Usaha merupakan besaran skalar karena tidak memiliki arah dan hanya memiliki besar. Usaha dalam fisika dikatakan bernilai jika usaha yang dilakukan menghasilkan perubahan kedudukan.
Jika gaya yang dikerjakan pada suatu benda di beri simbol F, perpindahan gerak benda diberi simbol S, maka secara matematis, rumus usaha ( W ) adalah sebagai berikut :
Perhatikan contoh - contoh soal pembahasan di bawah ini !

Contoh 1 :

Seorang pria mendorong peti besi dengan gaya 600 N. Peti tersebut bergeser sejauh 2 m. Hitunglah usaha yang dilakukan pria tersebut!

Penyelesaian :
Diketahui :
F = 600 N 
S =  2 m

Ditanyakan :
W = ..... ?

Di jawab :

W = F . S
W = 600 N x 2 m
W = 1200 Nm
W = 1200 J

Nah ... semua menjadi mudah kan !
Agar semakin memahami konsep Usaha, cobalah untuk mengerjakan soal - soal di bawah ini !

SOAL UNTUK LATIHAN !
1. Seorang anak sedang mendorong meja dengan gaya dorong sebesar 75 N. Hitunglah jarak / perpindahannya apabila besarnya usaha yang dimiliki oleh anak tersebut 225 J !

2. Usaha yang diperlukan untuk mendorong almari sebesar 240 joule. Apabila almari tersebut bergeser sejauh 3 meter, maka besarnya gaya untuk mendorong almari tersebut adalah .....



Senin, 29 April 2013

ALAT OPTIK


PENGERTIAN - PENGERTIAN DASAR :

Daya Akomodasi
Daya akomodasi  mata adalaha kemampuan  lensa mata untuk menebal (cembung ) atau menipis ( pipih )  sesuai dengan jarak benda yang dilihat agar bayangan jatuh tepat di retina.

Punctum proximum / titik dekat mata
Titik terdekat yang  dapat dilihat dengan jelas oleh mata  dengan berakomodasi maksimum

Punctum remotum / titik jauh mata
Titik  terjauh yang  dapat dilihat dengan jelas oleh mata  tidak berakomodasi

CACAT MATA ( ABERASI )

Mata normal (emetropi ) memiliki titik dekat 25 cm dan titik jauh tak terhingga di depan mata. Mata yang jangkauan penglihatannya tidak terleteak antara titik dekat antara 25 cm  dan titik jauh tak berhingga  disebut cacat mata atau aberasi. Orang yang menderita cacat mata  adapt ditanggulangi dengan menggunakan kaca mata , lensa kontak atau dengan jalanoperasi

(a)  MIOPI / RABUN JAUH
Penderita mipoi atau rabun jauh memiliki titik jauh terbatas  di depan matanya sehingga tidak dapat melihat benda - benda yang jauh dengan  dengan jelas. Bayangan benda yang jauh dari mata miopi jatuh di depan retina. Agar bayangan jatuh tepat di retina, digunakan kaca mata berlensa negatif atau lensa cekung.


Kekuatan lensa kacamata dapat di cari dengan rumus sbb :


(b) HIPERMETROPI / RABUN DEKAT
Penderita hipermetropi atau rabun dekat  memiliki titik dekat  lebih besar dari 25 cm di depan matanya sehingga tidak dapat melihat  benda - benda  yang dekat dengan jelas.
Bayangan benda yang dekat pada penderita hipermetropi  jatuh di belakang retina. Agar bayangan jatih tepat di retina  dibantu dengan kaca mata berlensa positif atau lensa cembung

Kekutan lensa kacamata  yang diperlukan dapat di cari dengan rumus sbb :

Jika jarak benda S tidak disebutkan dalam soal, nilai S dari diambil dari titik dekat mata normal, yaitu 25 cm  sehingga persamaan kekuatan lensa untuk hipermetropi menjadi

(c) PRESBIPI / MATA TUA
Presbiopi atau mata tua  adalah cacat mata  akibatnya berkurangnya adaya akomodasi mata pada usia lanjut. Ttitik dekat mata presbiopi  lebih besar dari 25 cm dan titk jauhnya  terbatas di depan mata. Penderita presbiopi dapat di bantu dengan menggunakan kaca mata berlensa rangkap ( untuk melihat dekat dan jauh )


LUP ATAU KACA PEMBESAR

Lup atau kaca pembesar  adalah sebuah lensa cembung  yang digunakan untuk melihat benda - benda  kecil agar tampak lebih jelas dan lebih besar. Pada lup benda diletakkan antara O dan F  sehingga bayangan yang terbentuk di depan  lensa bersifat maya , tegak dan diperbesar. Jika bayangan yang dibentuk lup  berada di titik dekat mata, mata akan melihatnya dengan berakomodasi maksimum. Sebaliknya, jika mata ingin mengamati benda dengan menggunakan lup dalam keadaan relaks tanpa akomodasi, benda harus diletakkan pada titik  fokus lup. 

Untuk menghitung perbesaran bayangan  pada lup dengan berakomodasi maksimum dapat dihitung dengan rumus sbb :


Diambil dari : Seribu Pena  Fisika SLTP Kelas 2 Penerbit Erlangga


GURAT MALAM